Selasa, 08 November 2011 0 komentar

Tugas 3


EVALUASI KEBERHASILAN KOPERASI DILIHAT DARI SISI ANGGOTA

Efek-Efek Ekonomis Koperasi

Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagi pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Motivasi ekonomi anggota sebagi pemilik akan mempersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang telah di serahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang-jasa, menguntungkan tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual /pembeli di luar
koperasi. Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi :


  1. Jika kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhannya
  2. Jika pelayanan itu di tawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan di banding yang di perolehnya dari pihak-pihak lain di luar koperasi.

Efek Harga dan Efek Biaya

Partisipasi anggota menentukan keberhasilan koperasi. Sedangkan tingkat partisipasi anggota di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya : Besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi secara utilitarian maupun normatif. Motivasi utilitarian sejalan dengan kemanfaatan
ekonomis. Kemanfaatan ekonomis yang di maksud adalah insentif berupa pelayanan barang-jasa oleh perusahaan koperasi yang efisien, atau adanya pengurangan biaya dan atau di perolehnya harga menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai maupun dalam bentuk barang. Bila dilihat dari peranan anggota dalam koperasi yang begitu dominan, maka setiap harga yang ditetapkan koperasi harus di bedakan antara harga untuk anggota dengan harga untuk non anggota. Perbedaan ini mengharuskan daya analisis yang lebih tajam dalam melihat peranan koperasi dalam pasar yang bersaing.


Analisis Hubungan Efek Ekonomis dan Keberhasilan koperasi

Dalam badan usaha koperasi, laba (profit) bukanlah satu-satunya yang di kejar oleh manajemen, melainkan juga aspek pelayanan (benefit oriented). Di tinjau dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan koperasinya. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang di terima oleh anggota. Keberhasilan koperasi di tentukan oleh salah satu faktornya adalah partisipasi anggota dan partispasi anggota sangat berhubungan
erat dengan efek ekonomis koperasi yaitu manfaat yang di dapat oleh anggota tsb.


Penyajian dan Analisis Neraca Pelayanan

Di sebabkan oleh perubahan kebutuhan dari para anggota dan perubahan lingkungan koperasi, terutama tantangantantangan kompetitif, pelayanan koperasi terhadap anggota
harus secara kontinu di sesuaikan. Ada dua faktor utama yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada anggotanya.
  1. Adanya tekanan persaingan dari organisasi lain (terutama organisasi non koperasi).
  2. Perubahan kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban. Perubahan kebutuhan ini akan menentukan pola kebutuhan anggota dalam mengkonsumsi produk-produk yang di tawarkan oleh koperasi.
Bila koperasi mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan anggota yang lebih besar dari pada pesaingnya, maka tingkat partisipasi anggota terhadap koperasinya akan meningkat. Untuk meningkatkan pelayanan, koperasi memerlukan informasi-informasi yang datang terutama dari anggota koperasi.


Posted By : OCW


Quiz

1. Hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan....?
    a. Adanya tekanan persaingan dari organisasi lain (terutama organisasi non koperasi).
    b. Partisipasi anggota menentukan keberhasilan koperasi.
    c. Para anggotanya, yang kedudukannya sebagi pemilik sekaligus pengguna jasa
        koperasi. (Jawaban)
    d. Di sebabkan oleh perubahan kebutuhan dari para anggota dan perubahan lingkungan
        koperasi.

2. Penyajian dan analisis neraca pelayanan disebabkan oleh....?
    a. Besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi secara utilitarian maupun normatif.
    b. Partisipasi anggota terhadap koperasinya akan meningkat.
    c. Perubahan kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban.
    d. Perubahan kebutuhan dari para anggota dan perubahan lingkungan koperasi.
        (Jawaban)

3. Ada berapa faktor utama yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada
    anggotanya....?
    a. 1 (Satu).
    b. 2 (Dua) . (Jawaban)
    c. 3 (Tiga).
    d. 4 (Empat).

4. Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan
    koperasi, jika....?
    a. Kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhannya. (Jawaban)
    b. Adanya tekanan persaingan dari organisasi lain (terutama organisasi non koperasi).
    c. Besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi secara utilitarian maupun normatif.
    d. Pelayanan koperasi terhadap anggota harus secara kontinu di sesuaikan.

5. Tingkat partisipasi anggota di pengaruhi oleh....?
    a. Perubahan kebutuhan dari para anggota dan perubahan lingkungan koperasi.
    b. Partisipasi anggota menentukan keberhasilan koperasi.
    c. Besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi secara utilitarian maupun normatif.
        (Jawaban)
    d. Adanya tekanan persaingan dari organisasi lain (terutama organisasi non koperasi).




EVALUASI KEBERHASILAN KOPERASI DI LIHAT DARI SISI PERUSAHAAN

Efisiensi Perusahaan Koperasi

Tidak dapat di pungkiri bahwa koperasi adalah badan usaha yang kelahirannya di landasi oleh fikiran sebagai usaha kumpulan orang-orang bukan kumpulan modal. Oleh karena itu koperasi tidak boleh terlepas dari ukuran efisiensi bagi usahanya, meskipun tujuan
utamanya melayani anggota.
  • Ukuran kemanfaatan ekonomis adalah adalah manfaat ekonomi dan pengukurannya di hubungkan dengan teori efisiensi, efektivitas serta waktu terjadinya transaksi atau di perolehnya manfaat ekonomi.
  • Efesiensi adalah: penghematan input yang di ukur dengan cara membandingkan input anggaran atau seharusnya (Ia) dengan input realisasi atau sesungguhnya (Is), jika Is < Ia disebut (Efisien)
Di hubungkan dengan waktu terjadinya transaksi/di perolehnya manfaat ekonomi oleh anggota dapat di bagi menjadi dua jenis manfaat ekonomi yaitu :
  1. Manfaat ekonomi langsung (MEL)
  2. Manfaat ekonomi tidak langsung (METL)
MEL adalah manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota langsung di peroleh pada saat terjadinya transaksi antara anggota dengan koperasinya. METL adalah manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota bukan pada saat terjadinya transaksi, tetapi di peroleh
kemudian setelah berakhirnya suatu periode tertentu atau periode pelaporan keuangan/pertanggungjawaban pengurus & pengawas, yakni penerimaan SHU anggota.
  • Manfaat ekonomi pelayanan koperasi yang di terima anggota dapat di hitung dengan cara sebagai berikut:
  1. TME = MEL + METL
  2. MEN = (MEL + METL) – BA
  • Bagi suatu badan usaha koperasi yang melaksanakan kegiatan serba usaha (multipurpose), maka besarnya manfaat ekonomi langsung dapat di hitung dengan cara sebagai berikut :
  1. MEL = EfP + EfPK + Evs + EvP + EvPU
  2. METL = SHUa
Efisiensi Perusahaan / Badan Usaha Koperasi:
1. Tingkat efisiensi biaya pelayanan BU ke anggota
    (TEBP) = Realisasi Biaya pelayanan Anggaran biaya pelayanan
                = Jika TEBP < 1 berarti efisien biaya pelayanan BU ke anggota
2. Tingkat efisiensi biaya usaha ke bukan anggota
    (TEBU) = Realisasi biaya usaha Anggaran biaya usaha
                = Jika TEBU < 1 berarti efisien biaya usaha

Efektivitas Koperasi

• Efektivitas adalah pencapaian target output yang di ukur dengan cara membandingkan
  output anggaran atau seharusnya (Oa), dengan output realisasi atau sungguhnya (Os), jika
  Os > Oa di sebut efektif.
• Rumus perhitungan Efektivitas koperasi (EvK) :
  EvK = Realisasi SHUk + Realisasi MEL / Anggaran SHUk + Anggaran MEL
         = Jika EvK >1, berarti efektif

Produktivitas Koperasi

Produktivitas adalah pencapaian target output (O) atas input yang digunakan (I), jika (O>1) di sebut produktif. Rumus perhitungan Produktivitas Perusahaan Koperasi
  • PPK = SHUk / Modal koperasi x 100 %
  • PPK = Laba bersih dr usaha dgn non anggota / Modal koperasi x 100%
  1. Setiap Rp.1,00 Modal koperasi menghasilkan SHU sebesar Rp…..
  2. Setiap Rp.1,00 modal koperasi menghasilkan laba bersih dari usaha dengan non anggota sebesar Rp….
Analisis Laporan Keuangan

Laporan keuangan koperasi selain merupakan bagian dari sistem pelaporan keuangan koperasi, juga merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi. Dilihat dari fungsi manajemen, laporan keuangan sekaligus dapat dijadikan sebagai salah satu alat evaluasi kemajuan koperasi. Laporan keuangan koperasi pada dasarnya tidak berbeda dengan laporan keuangan yang di buat oleh badan usaha lain. Secara umum laporan keuangan keuangan meliputi :
  1. Neraca,
  2. Perhitungan hasil usaha (income statement),
  3. Laporan arus kas (cash flow),
  4. catatan atas laporan keuangan
  5. Laporan perubahan kekayaan bersih sbg laporan keuangan tambahan.
• Adapun perbedaan yang pertama adalah bahwa perhitungan hasil usaha pada koperasi
  harus dapat menunjukkan usaha yang berasal dari anggota dan bukan anggota. Alokasi
  pendapatan dan beban kepada anggota dan bukan anggota pada perhitungan hasil usaha
  berdasarkan perbandingan manfaat yang di terima oleh anggota dan bukan anggota.
• Perbedaan yang kedua ialah bahwa laporan koperasi bukan merupakan laporan keuangan
  konsolidasi dari koperasi-koperasi. Dalam hal terjadi penggabungan dua atau lebih koperasi
  menjadi satu badan hukum koperasi, maka dalam penggabungan tersebut perlu
  memperhatikan nilai aktiva bersih yang riil dan bilamana perlu melakukan penilaian kembali.
  Dalam hal koperasi mempunyai perusahaan dan unit-unit usaha yang berada di bawah satu
  pengelolaan, maka di susun laporan keuangan konsolidasi atau laporan keuangan
  gabungan.


Posted By : OCW


Quiz

1. Efesiensi adalah....?
    a. Penghematan input yang di ukur dengan cara membandingkan input anggaran atau
        seharusnya (Ia) dengan input realisasi atau sesungguhnya (Is), jika Is < Ia disebut
        (Efisien). (Jawaban)
    b. Bahwa perhitungan hasil usaha pada koperasi harus dapat menunjukkan usaha yang
        berasal dari anggota dan bukan anggota.
    c. Manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota langsung di peroleh pada saat terjadinya
        transaksi antara anggota dengan koperasinya.
    d. Pencapaian target output yang di ukur dengan cara membandingkan output anggaran
        atau seharusnya (Oa), dengan output realisasi atau sungguhnya (Os), jika Os > Oa
        disebut efektif.

2. Efektivitas Koperasi adalah....?
    a. Penghematan input yang di ukur dengan cara membandingkan input anggaran atau
        seharusnya (Ia) dengan input realisasi atau sesungguhnya (Is), jika Is < Ia disebut
        (Efisien).
    b. Bahwa perhitungan hasil usaha pada koperasi harus dapat menunjukkan usaha yang
        berasal dari anggota dan bukan anggota.
    c. Manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota langsung di peroleh pada saat terjadinya
        transaksi antara anggota dengan koperasinya.
    d. Pencapaian target output yang di ukur dengan cara membandingkan output anggaran
        atau seharusnya (Oa), dengan output realisasi atau sungguhnya (Os), jika Os > Oa
        disebut efektif. (Jawaban)


3. Manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota langsung di peroleh pada saat terjadinya
    transaksi antara anggota dengan koperasinya adalah pengertian dari....?
    a. METL.
    b. MEL. (Jawaban)
    c. TEBP.
    d. TEBU.

4. EvK = Realisasi SHUk + Realisasi MEL / Anggaran SHUk + Anggaran MEL
           = Jika EvK >1, berarti efektif
   Pernyataan diatas merupakan rumus untuk....?
    a. Menghitung besarnya manfaat ekonomi langsung.
    b. Perhitungan Produktivitas Perusahaan.
    c. Perhitungan Efektivitas koperasi. (Jawaban)
    d. Menghitung manfaat ekonomi pelayanan koperasi yang di terima anggota.

5. Produktivitas Koperasi adalah....?
    a. Pencapaian target output (O) atas input yang digunakan (I), jika (O>1) di sebut
        produktif. (Jawaban)
    b. Bahwa perhitungan hasil usaha pada koperasi harus dapat menunjukkan usaha yang
        berasal dari anggota dan bukan anggota.
    c. Manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota langsung di peroleh pada saat terjadinya
        transaksi antara anggota dengan koperasinya.
    d. Pencapaian target output yang di ukur dengan cara membandingkan output anggaran
        atau seharusnya (Oa), dengan output realisasi atau sungguhnya (Os), jika Os > Oa
        disebut efektif.

Rabu, 02 November 2011 0 komentar

Tugas 2

SISA HASIL USAHA (SHU)


Pengertian SHU


Menurut pasal 45 ayat (1) UU No. 25/1992, adalah sebagai berikut :
>  Sisa Hasil Usaha Koperasi merupakan pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu
    tahun buku dikurangi biaya, penyusutan dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam
    tahun buku yang bersangkutan.
>  SHU setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding jasa usaha
    yang dilakukan oleh masing-masing anggota dengan koperasi, serta digunakan untuk
    keperluan pendidikan perkoperasian dan keperluan koperasi, sesuai dengan keputusan
    Rapat Anggota.
>  Besarnya pemupukan modal dana cadangan ditetapkan dalam Rapat Anggota.
>  Penetapan besarnya pembagian kepada para anggota dan jenis serta jumlahnya
    ditetapkan oleh Rapat Anggota sesuai dengan AD/ART Koperasi.
>  Besarnya SHU yang diterima oleh setiap anggota akan berbeda, tergantung besarnya
    partisipasi modal dan transaksi anggota terhadap pembentukan pendapatan koperasi.
>  Semakin besar transaksi (usaha dan modal) anggota dengan koperasinya, maka
    semakin besar SHU yang akan diterima.


Rumus Pembagian SHU


Menurut UU No. 25/1992 pasal 5 ayat 1 mengatakan bahwa “Pembagian SHU kepada anggota dilakukan tidak semata-mata berdasarkan modal yang dimiliki seseorang dalam koperasi, tetapi juga berdasarkan perimbangan jasa usaha anggota terhadap koperasi. Ketentuan ini merupakan perwujudan kekeluargaan dan keadilan


Di dalam AD/ART koperasi telah ditentukan pembagian SHU sebagai berikut: Cadangan koperasi 40%, jasa anggota 40%, dana pengurus 5%, dana karyawan 5%, dana pendidikan 5%, dana sosial 5%, dana pembangunan lingkungan 5%.
Tidak semua komponen di atas harus diadopsi dalam membagi SHU-nya. Hal ini tergantung dari keputusan anggota yang ditetapkan dalam rapat anggota.


SHU per anggota


                                      SHUA = JUA + JMA


Di mana :


SHUA = Sisa Hasil Usaha Anggota
JUA = Jasa Usaha Anggota
JMA = Jasa Modal Anggota

SHU per anggota dengan model matematika

SHU Pa = Va x JUA + S a x JMA
&nb sp; ----- &nb sp; -----
VUK &nb sp; TMS

Dimana :
SHU Pa : Sisa Hasil Usaha per Anggota
JUA : Jasa Usaha Anggota
JMA : Jasa Modal Anggota
VA : Volume usaha Anggota (total transaksi anggota)
UK : Volume usaha total koperasi (total transaksi Koperasi)
Sa : Jumlah simpanan anggota
TMS : Modal sendiri total (simpanan anggota total)


Prinsip-Prinsip Pembagian SHU Koeprasi

  • SHU yang dibagi adalah yang bersumber dari anggota.
  • SHU anggota adalah jasa dari modal dan transaksi usaha yang dilakukan anggota sendiri.
  • Pembagian SHU anggota dilakukan secara transparan.
  • SHU anggota dibayar secara tunai.

Posting By : Ahim


Quiz

1. Sebutkan rumus SHU per-anggota....?
    a. SHUA = JUA + JMA.
    b. SHUA = JMA + JUA.
    c. JMA = JUA + SHUA.
    d. JUA = SHUA + JMA. (Jawaban)

2. Di bawah ini adalah prinsip-prinsip pembagian SHU koperasi, kecuali....?
    a. Pembagian SHU anggota dilakukan secara transparan.
    b. SHU anggota dibayar secara kredit. (Jawaban)
    c. SHU anggota dibayar secara tunai.
    d. SHU yang dibagi adalah yang bersumber dari anggota.

3. Apa yang dimaksud dengan (Sa)....?
    a. Modal sendiri total.
    b. Volume usaha total koperasi.
    c. Jumlah simpanan anggota. (Jawaban)
    d. Jasa Modal Anggota.

4. "Besarnya pemupukan modal dana cadangan ditetapkan dalam Rapat Anggota" 
    Pernyataan tersebut merupakan salah satu pengertian dari SHU menurut....?
    a. Pasal 44 ayat (1) UU No. 25/1992.
    b. Pasal 45 ayat (1) UU No. 24/1992.
    c. Pasal 44 ayat (1) UU No. 25/1994.
    d. Pasal 45 ayat (1) UU No. 25/1992. (Jawaban)

5. Sebutkan rumus SHU per-anggota dengan model matematika....?
    a. SHU Pa = Va x JUA + S a x JMA&nb sp; ----- &nb sp; -----VUK &nb sp; TMS. (Jawaban)
    b. JUA Pa = Va x SHU + S a x JMA&nb sp; ----- &nb sp; -----VUK &nb sp; TMS.
    c. JMA Pa = Va x JUA + S a x SHU&nb sp; ----- &nb sp; -----VUK &nb sp; TMS.
    d. SHU Pa = Va x JUA + S a x JMA&nb sp; ----- &nb sp; -----TMS &nb sp; VUK.










POLA MANAJAMEN KOPERASI

Pengertian Manajemen dan Perangkat Organisasi


• Definisi Paul Hubert Casselman dalam bukunya berjudul “ The Cooperative Movement and
  some of its Problems” yang mengatakan bahwa : “Cooperation is an economic system with
  social content”.
• Artinya koperasi harus bekerja menurut prinsip-prinsip ekonomi dengan melandaskan pada
  azas-azas koperasi yang mengandung unsur-unsur sosial di dalamnya.
• Unsur sosial yang terkandung dalam prinsip koperasi lebih menekankan kepada hubungan
  antar anggota, hubungan anggota dengan pengurus, tentang hak suara, cara pembagian
  dari sisa hasil usaha dan sebagainya seperti yang dapat kita lihat dalam:
  1. Kesamaan derajat yang diwujudkan dalam “one man one vote” dan “no voting by proxy”.
  2. Kesukarelaan dalam keanggotaan
  3. Menolong diri sendiri (self help)
  4. Persaudaraan/kekeluargaan (fraternity and unity)
  5. Demokrasi yang terlihat dan diwujudkan dalam cara pengelolaan dan pengawasan yang dilakukan oleh anggota.
  6. Pembagian sisa hasil usaha proporsional dengan jasa-jasanya.
• Definisi Manajemen menurut Stoner adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian,
   pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan
   sumberdaya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.


• Menurut Prof. Ewell Paul Roy, Ph.D mengatakan bahwa manajemen koperasi melibatkan 4
  unsur (perangkat) yaitu:
  1. Anggota
  2. Pengurus
  3. Manajer
  4. Karyawan merupakan penghubung antara manajemen dan anggota pelanggan
• Sedangkan menurut UU No. 25/1992 yang termasuk Perangkat Organisasi Koperasi
  adalah:
  1. Rapat anggota
  2. Pengurus
  3. Pengawas


Rapat Anggota


• Setiap anggota koperasi mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Seorang
   anggota berhak menghadiri rapat anggota dan memberikan suara dalam rapat anggota
   serta mengemukakan pendapat dan saran kepada pengurus baaik di luar maupun di dalam
   rapat anggota. Anggota juga harus ikut serta mengadakan pengawasan atas jalannya
   organisasi dan usaha koperasi. Anggota secara keseluruhan menjalankan manajemen
   dalam suatu rapat anggota dengan menetapkan:
  1. Anggaran dasar
  2. Kebijaksanaan umum serta pelaksanaan keputusan koperasi
  3. Pemilihan/pengangkatan/pemberhentian pengurus dan pengawas
  4. Rencana kerja, pertanggungjawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya
  5. PembagianSHU
  6. Penggabungan, peleburan, pembagian dan pembubaran koperasi.


Pengurus Koperasi


Dalam bukunya “The Board of Directions of Menurut Leon Garayon dan Paul O. Mohn Cooperatives” fungsi pengurus adalah:
  1. Pusat pengambil keputusan tertinggi
  2. Pemberi nasihat
  3. Pengawas atau orang yang dapat dipercaya
  4. Penjaga berkesinambungannya organisasi
  5. Simbol


Pengawas


• Tugas pengawas adalah melakukan pemeriksaan terhadap tata kehidupan koperasi,
   termasuk organisasi, usaha-usaha dan pelaksanaan kebijaksanaan pengurus, serta
   membuat laporan tertulis tentang pemeriksaan. 




Manajer


• Peranan manajer adalah membuat rencana ke depan sesuai dengan ruang lingkup dan
  wewenangnya; mengelola sumberdaya secara efisien, memberikan perintah, bertindak
  sebagai pemimpin dan mampu melaksanakan kerjasama dengan orang lain untuk mencapai
  tujuan organisasi (to get things done by working with and through people).


Partisipasi Anggota yang efektif dipengaruhi oleh :
1. Kesesuaian antara Output program koperasi dengan kebutuhan dan keinginan para
    anggotanya
2. Permintaan anggota dengan keputusan – keputusan pelayanan koperasi
3. Tugas koperasi dengan kemampuan manajemen koperasi


Keberhasilan perkembangan koperasi ditentukan oleh 3 faktor , Yaitu :
a) Partisipasi anggota
b) Profesionalisme manajemen
c) Faktor Eksternal


Tingkat partisipasi anggota ditentukan oleh beberapa faktor , Yaitu :
a) Besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi baik secara ekonomis maupun nonekonomis
b) Karakter dan/ atau motivasi individu baik secara utilitarian maupun normatif


• Bentuk – bentuk partisipasi anggota menurut Hanel,A,1985, Adalah :
  1. Sebagai pemilik, anggota berkewajiban untuk turut aktif dalam pengambilan keputusan, evaluasi dan pengawasan.
  2. Sebagai pemilik, anggota berkewajibanmenyetorkan simpanan untuk memodali koperasinya.
  3. Sebagai pelanggan atau pengguna, anggota berhak dan sekaligus berkewajiban memanfaatkan pelayanan barang jasa koperasinya.



Pendekatan Sistem Pada Koperasi


• Menurut Draheim koperasi mempunyai sifat ganda yaitu:
  1. Organisasi dari orang-orang dengan unsur eksternal ekonomi dan sifat-sifat sosial(pendekatan sosiologi).
  2. Perusahaan biasa yang harus dikelola sebagai layaknya perusahaan biasa dalam ekonomi pasar (pendekatan neo klasik).



Posted By : OCW


Quiz

1. Koperasi harus bekerja menurut prinsip-prinsip ekonomi dengan melandaskan pada
    azas-azas koperasi yang mengandung unsur-unsur sosial di dalamnya. Pernyataan
    tersebut merupakan pengertian Pola Manjamen Koperasi menurut....?
    a. Hanel. A.
    b. Leon Garayon.
    c. Prof. Ewell Paul Roy, Ph.D.
    d. Paul Hubert Casselman. (Jawaban)

2. Menurut Prof. Ewell Paul Roy, Ph.D mengatakan bahwa manajemen koperasi
    melibatkan....?
    a. 4 Unsur. (Jawaban)
    b. 3 Unsur.
    c. 2 Unsur.
    d. 1 Unsur.

3. Keberhasilan perkembangan koperasi ditentukan oleh....?
    a. 1 Faktor.
    b. 2 Faktor.
    c. 3 Faktor. (Jawaban)
    d. 4 Faktor.

4. Partisipasi Anggota yang efektif dipengaruhi oleh....?
    a. Penjaga berkesinambungannya organisasi.
    b. Permintaan anggota dengan keputusan – keputusan pelayanan koperasi. (Jawaban)
    c. Pembagian sisa hasil usaha proporsional dengan jasa-jasanya.
    d. Pengawas atau orang yang dapat dipercaya.

5. Dibawah ini merupakan Perangkat Organisasi Koperasi  menurut UU No. 25/1992,
    kecuali....?
    a. Rapat Anggota.
    b. Pengurus.
    c. Manajer. (Jawaban)
    d. Pengawas.









JENIS –JENIS DAN BENTUK 
KOPERASI


Jenis Koperasi Menurut PP 60 Tahun 1959

• Koperasi Desa
• Koperasi Pertanian
• Koperasi Peternakan
• Koperasi Perikanan
• Koperasi Kerajinan/Industri
• Koperasi Simpan Pinjam
• Koperasi Konsumsi


Jenis Koperasi Menurut Teori Klasik


• Koperasi pemakaian
• Koperasi penghasil atau Koperasi produksi
• Koperasi Simpan Pinjam


Konsep Penggolongan Koperasi (Undang – Undang No. 12 /67 pasal 17) 

1. Penjenisan Koperasi didasarkan pada kebutuhan dari dan untuk efisiensi suatu golongan
    dalam masyarakat yang homogen karena kesamaan aktivitas /kepentingan ekonominya
    guna mencapai tujuan bersama anggota-anggotanya.
2. Untuk maksud efisiensi dan ketertiban, guna kepetingan dan perkembangan Koperasi
    Indonesia, di tiap daerah kerja hanya terdapat satu Koperasi yang sejenis dan setingkat.


BENTUK KOPERASI  (SESUAI   PP No. 60  Tahun 1959)

Terdapat 4  bentuk Koperasi , yaitu:
a. Koperasi Primer
b. Koperasi Pusat
c. Koperasi Gabungan
d. Koperasi Induk
Dalam hal ini, bentuk Koperasi masih dikaitkan dengan pembagian wilayah administrasi.


Bentuk Koperasi (Administrasi  Pemerintahan; PP 60 Tahun 1959)

• Di tiap desa ditumbuhkan Koperasi Desa
• Di tiap Daerah Tingkat II ditumbuhkan Pusat Koperasi
• Di tiap Daerah Tingkat I ditumbuhkan Gabungan Koperasi
• Di Ibu Kota ditumbuhkan Induk Koperasi


Koperasi Primer & Koperasi Sekunder

• Koperasi Primer merupakan Koperasi yang anggota-anggotanya terdiri dari orang –orang.
• Koperasi Sekunder merupakan Koperasi yang anggota-anggotanya adalah organisasi
   koperasi.


Posted By : OCW


Quiz

1. Di bawah ini termasuk jenis koperasi menurut PP 60 Tahun 1959, kecuali....?
    a. Koperasi Desa.
    b. Koperasi Konsumsi.
    c. Koperasi Pusat. (Jawaban)
    d. Koperasi Simpan Pinjam.

2. Yang termasuk dalam bentuk koperasi yaitu....?
    a. Koperasi Desa.
    b. Koperasi Primer. (Jawaban)
    c. Koperasi Konsumsi.
    d. Koperasi Peternakan.

3. Koperasi yang anggota-anggotanya adalah organisasi koperasi merupakan pengertian
    dari....?
    a. Koperasi Sekunder. (Jawaban)
    b. Koperasi Peternakan.
    c. Koperasi Simpan Pinjam.
    d. Koperasi Konsumsi.

4. Bentuk-bentuk koperasi terdiri dari....?
    a. 1 Bentuk.
    b. 2 Bentuk.
    c. 3 Bentuk.
    d. 4 Bentuk. (Jawaban)

5.  Koperasi yang anggota-anggotanya terdiri dari orang-orang merupakan pengartian dari....?
    a. Koperasi Primer. (Jawaban)
    b. Koperasi Sekunder.
    c. Koperasi Konsumsi.
    d. Koperasi Kerajinan/Industri.





PERMODALAN KOPERASI


Konsep Modal

• Modal  merupakan sejumlah dana yang  akan digunakan untuk melaksanakan usaha – usaha
   Koperasi.
   – Modal jangka panjang
   – Modal jangka pendek
• Koperasi harus mempunyai rencana pembelanjaan yang konsisten


Sumber-Sumber Modal Koperasi

A. Sumber-Sumber Modal Koperasi  (UU NO. 12/1967)
     • Simpanan Pokok
     • Simpanan Wajib
     • Simpanan Sukarela
     • Modal Sendiri
B. Sumber-Sumber Modal Koperasi  (UU No. 25/1992)
     • Modal sendiri (equity capital)
     • Modal pinjaman ( debt capital)


Sumber-Sumber Modal Koperasi  (UU No. 25/1992)


Modal sendiri (equity capital) , bersumber dari simpanan pokok anggota, simpanan wajib, dana cadangan, dan donasi/hibah. Modal pinjaman ( debt capital),  bersumber dari anggota, koperasi lainnya,  bank atau lembaga keuangan lainnya,  penerbitan obligasi dan surat hutang
lainnya, serta sumber lain yang sah.


Distribusi Cadangan Koperasi

• Cadangan menurut UU No. 25/1992, adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan
   sisa hasil usaha yang dimasukkan untuk memupuk modal  sendiri dan untuk menutup
   kerugian koperasi bila diperlukan.
• Sesuai Anggaran Dasar yang menunjuk pada UU  No. 12/1967 menentukan bahwa 25 %
   dari SHU  yang diperoleh dari usaha anggota disisihkan untuk Cadangan , sedangkan SHU
   yang berasal bukan dari usaha anggota sebesar 60 % disisihkan untuk Cadangan. Manfaat
   Distribusi Cadangan


Manfaat Distribusi Cadangan



• Memenuhi kewajiban tertentu
• Meningkatkan jumlah operating capital  koperasi
• Sebagai jaminan untuk kemungkinan-kemungkinan rugi di kemudian hari
• Perluasan usaha




Posted By : OCW




Quiz

1. Modal adalah....?
    a. sejumlah dana yang  akan digunakan untuk melaksanakan usaha – usaha
        Koperasi. (Jawaban) 
    b. Sebagai jaminan untuk kemungkinan-kemungkinan rugi di kemudian hari.
    c. Meningkatkan jumlah operating capital  koperasi.
    d. Koperasi harus mempunyai rencana pembelanjaan yang konsisten

2. Di bawah ini merupakan manfaat distribusi cadangan, kecuali....?
    a. Memenuhi kewajiban tertentu.
    b. Modal jangka panjang. (Jawaban)
    c. Meningkatkan jumlah operating capital  koperasi.
    d. Perluasan usaha.

3. sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan sisa hasil usaha yang dimasukkan untuk
    memupuk modal  sendiri dan untuk menutup kerugian koperasi bila diperlukan, pernyataan
    diatas merupakan pengertian dari....?
    a. Cadangan menurut UU No. 23/1992.
    b. Cadangan menurut UU No. 24/1992.
    c. Cadangan menurut UU No. 25/1992. (Jawaban)
    d. Cadangan menurut UU No. 26/1992.

4. Sumber Modal Koperasi  (UU NO. 12/1967) adalah....?
    a. Modal Jangka Pendek.
    b. Perluasan Usaha.
    c. Modal Pinjaman.
    d. Simpanan Pokok. (Jawaban)

5. Sumber-Sumber Modal Koperasi  (UU No. 25/1992) adalah....?
    a. Modal sendiri dan modal pinjaman. (Jawaban)
    b. Modal Jangka Pendek.
    c. Modal Jangka Panjang.
    d. Modal Usaha.

















 
;